Lewati ke isi halaman
Finensia POS

Ubah harga, ganti nama, atau hapus produk tanpa merusak nota lama

Hampir semua pemilik toko ragu waktu pertama kali mengubah produk yang sudah dipakai berbulan-bulan. Pertanyaannya selalu sama: kalau harganya saya naikkan, apa nota bulan lalu ikut berubah, dan kalau produknya saya hapus, apa laporannya jadi bolong.

Tutorial ini menjawab keduanya dengan apa yang sebenarnya terjadi di aplikasi: nota menyimpan nama dan harganya sendiri, sementara Laporan Produk Terjual memakai nama produk yang sekarang. Di dalamnya juga ada tiga saklar yang biasanya lebih tepat daripada menghapus, dan satu hal yang benar-benar hilang kalau produknya dihapus. Contohnya memakai data karangan.

Tiga tahapnya

  1. Ubah harga atau nama produk 4 langkah
  2. Tiga saklar yang biasanya lebih tepat daripada menghapus 3 langkah
  3. Kalau memang harus dihapus 3 langkah

Ada yang masih membingungkan? Lihat pertanyaan yang sering muncul di bagian akhir.

Tahap 1 dari 3

Ubah harga atau nama produk

Nota yang sudah tersimpan menyimpan nama dan harga barangnya sendiri, bukan menunjuk ke produkmu. Itu sebabnya mengubah produk aman untuk nota lama, dan itu juga sebabnya laporan bisa terlihat berubah padahal notanya tidak.

  1. Langkah 1Buka produknya, ubah Harga Jual, lalu simpan

    Dari Produk, List Produk, tekan ikon pensil di baris produknya. Ubah Harga Jual lalu simpan. Harga baru dipakai mulai transaksi berikutnya di layar kasir, dan tidak ada tanggal berlaku yang perlu kamu isi.

    1. Ikon pensil di baris produk
    2. Kolom Harga Jual
    3. Tombol simpan
  2. Langkah 2Periksa nota lama: harganya tetap harga saat terjual

    Buka Penjualan, Data, lalu satu nota sebelum harganya kamu ubah. Nama barang, harga satuannya, dan diskon yang berlaku saat itu tersimpan di notanya, jadi nota kemarin tidak ikut berubah dan omzet bulan lalu tidak ikut bergerak. Hal yang sama berlaku untuk laporan penjualan per nota.

    1. Nama barang di nota
    2. Harga satuan saat terjual
    3. Tanggal nota
  3. Langkah 3Ganti nama: laporan produk terjual memakai nama yang sekarang

    Di sini keduanya berbeda. Nota lama tetap menulis nama lama, karena nama itu tersimpan di notanya. Laporan Produk Terjual menggabungkan penjualan per produk, lalu menuliskan nama produknya yang sekarang, jadi penjualan sebelum dan sesudah namanya diganti berkumpul di satu baris dengan nama baru. Itu yang kamu mau kalau namanya cuma kamu perbaiki, dan bukan yang kamu mau kalau produknya sebenarnya berganti isi.

    1. Nama baru di laporan
    2. Jumlah terjual yang sudah tergabung
  4. Langkah 4Kalau barangnya berganti, buat produk baru

    Mengganti nama Kopi Susu jadi Kopi Susu Gula Aren membuat kedua masa itu dihitung sebagai satu produk di laporan. Kalau kamu ingin membandingkan yang lama dengan yang baru, buat produk baru lalu nonaktifkan yang lama. Riwayat masing-masing jadi tetap terpisah, dan keduanya tetap terbaca di nota maupun laporan.

    1. Produk lama yang dinonaktifkan
    2. Produk baru
Tahap 2 dari 3

Tiga saklar yang biasanya lebih tepat daripada menghapus

Produk yang berhenti dijual hampir selalu cukup dimatikan, bukan dihapus. Tiga saklar di formulir produk mengerjakan tiga hal berbeda, dan namanya mudah tertukar.

  1. Langkah 5Produk aktif: menyembunyikannya dari hampir semua tempat

    Keterangan di bawah saklarnya menyebut akibatnya: produk yang dinonaktifkan tidak tampil di kasir, stok masuk dan keluar, opname, dan pemilihan lainnya. Riwayatnya tetap utuh. Ini saklar yang kamu pakai untuk barang yang berhenti dijual, musiman, atau diganti produk lain. Di halaman List Produk ada kolom Aktif, jadi kamu bisa mematikannya tanpa membuka formulirnya.

    1. Saklar Produk aktif
    2. Keterangan di bawahnya
    3. Kolom Aktif di daftar produk, bertulisan Aktif di kasir waktu dibuka dari HP
  2. Langkah 6Produk Habis: soal etalase toko online, bukan soal kasir

    Saklar ini menyembunyikan produk dari etalase toko online supaya pembeli tidak memesan barang yang tidak ada. Di layar kasir produknya tetap bisa dijual. Bedanya penting: kalau yang kamu mau produknya berhenti dijual di kasir juga, yang kamu matikan Produk aktif, bukan saklar ini.

    1. Saklar Produk Habis
  3. Langkah 7Tampilkan di toko online: dipajang atau tidak

    Keterangannya menyebut bahwa saklar ini terpisah dari status aktif: produk bisa tetap dijual di kasir tanpa dipajang di toko online. Pakai ini untuk barang yang memang hanya untuk pembeli di tempat, misalnya paket karyawan atau barang yang tidak layak dikirim.

    1. Saklar Tampilkan di toko online
    2. Keterangan di bawahnya
Tahap 3 dari 3

Kalau memang harus dihapus

Menghapus pantas dipakai untuk produk yang salah dibuat dan belum pernah terjual. Untuk produk yang sudah punya riwayat, tiga hal di bawah ini perlu kamu ketahui lebih dulu.

  1. Langkah 8Ikon tempat sampah, lalu dialog konfirmasinya

    Di baris produk ada ikon tempat sampah. Dialognya bertanya apakah kamu yakin menghapus produk ini dan menulis bahwa data yang sudah dihapus tidak dapat dipulihkan kembali. Tidak ada tombol pulihkan di aplikasi, jadi tekan Hapus hanya kalau kamu sudah yakin.

    1. Ikon tempat sampah
    2. Kalimat tidak dapat dipulihkan
    3. Tombol Batal
    4. Tombol Hapus
  2. Langkah 9Nota lama dan laporan produk terjual tetap ada

    Produk yang dihapus hilang dari daftar produk, dari layar kasir, dan dari pemilihan stok. Nota lama tidak berubah sedikit pun, dan Laporan Produk Terjual tetap memuat barisnya beserta jumlah dan nilainya. Jadi omzet bulan lalu tidak akan mengecil karena kamu menghapus produk hari ini.

    1. Baris produk yang sudah dihapus
    2. Jumlah terjual yang tetap tercatat
  3. Langkah 10Foto produknya dihapus dari penyimpanan

    Berbeda dengan datanya, foto produk benar-benar dihapus dari penyimpanan saat produknya dihapus. Kalau fotonya itu satu-satunya salinan yang kamu punya, simpan dulu sebelum menghapus. Ini satu-satunya bagian yang tidak bisa diambil kembali dengan cara apa pun.

    1. Tempat foto yang sudah kosong

Pertanyaan yang sering muncul

Saya naikkan harga. Apakah laporan bulan lalu ikut berubah?

Tidak. Harga dan nama barang tersimpan di tiap notanya saat transaksinya terjadi, jadi laporan penjualan per nota dan omzet bulan lalu tidak tersentuh. Yang memakai harga baru transaksi sesudah kamu menyimpan.

Kenapa nama di nota lama berbeda dengan nama di laporan produk terjual?

Karena keduanya mengambil nama dari tempat berbeda. Nota memakai nama yang tersimpan di notanya, yaitu nama saat barang itu terjual. Laporan Produk Terjual menggabungkan penjualan per produk lalu menulis nama produknya yang sekarang. Keduanya benar, dan bedanya baru terlihat sesudah kamu mengganti nama produk.

Saya mau memisahkan penjualan resep lama dan resep baru. Cukup ganti nama?

Tidak cukup. Mengganti nama membuat keduanya tergabung di satu baris laporan. Buat produk baru untuk resep barunya, lalu nonaktifkan yang lama. Riwayat masing-masing tetap terpisah dan keduanya tetap bisa dibandingkan.

Apa bedanya menonaktifkan dengan menghapus?

Menonaktifkan menyembunyikan produk dari kasir, stok, dan opname, dan bisa kamu nyalakan lagi kapan saja. Menghapus mengeluarkannya dari semua daftar tanpa tombol pulihkan, dan foto produknya ikut dihapus dari penyimpanan. Untuk produk yang pernah dipakai, menonaktifkan hampir selalu pilihan yang benar.

Saya nyalakan Produk Habis, tapi kasir masih bisa menjualnya.

Itu memang perilakunya. Saklar Produk Habis menyembunyikan produk dari etalase toko online, bukan dari layar kasir. Kalau produknya harus berhenti dijual di kasir juga, matikan Produk aktif.

Stok produk yang saya nonaktifkan masih terhitung di nilai inventaris?

Ya, karena stoknya memang masih tercatat ada. Kalau barangnya sudah tidak ada di rak, catat lewat Produk Keluar dengan sebab yang sesuai, misalnya rusak atau pemakaian sendiri. Setelah itu nilai inventaris dan jurnalnya ikut menyesuaikan.

Produk yang sudah saya hapus masih muncul di laporan produk terjual. Itu kerusakan?

Bukan. Penjualannya benar-benar terjadi, jadi barisnya tetap ada supaya laporan periode itu tidak berubah setelah dibaca. Yang hilang produknya dari daftar yang bisa dijual, bukan riwayat penjualannya.

Karyawan saya bisa mengubah harga produk?

Hanya kalau perannya diberi izin mengelola produk. Izin itu diatur di Karyawan, Roles, dan untuk toko yang kasirnya banyak biasanya lebih tenang kalau izin ubah produk dipegang satu dua orang saja.

Mulai dari satu produk yang sudah berhenti kamu jual

Buat akun gratis tujuh hari, lalu coba di satu produk yang sudah tidak kamu jual: matikan saklar Produk aktif, buka layar kasir untuk memastikan dia hilang dari sana, lalu buka Laporan Produk Terjual untuk melihat riwayatnya masih utuh. Sesudah itu mengubah produk tidak lagi terasa berisiko.