Lewati ke isi halaman
Finensia POS

Template pesan struk WhatsApp: ganti isinya pakai variabel

Struk yang dikirim ke WhatsApp pelanggan punya bentuk bawaan, dan bentuk itu bisa kamu ganti seluruhnya: kalimat sapaannya, urutan barisnya, apa yang disebut dan apa yang tidak. Caranya menulis satu template berisi variabel, yaitu nama di dalam kurung kurawal yang diganti nilai nota itu saat pesannya dibuat.

Tutorial ini menunjukkan tempat kotaknya, cara memasang variabelnya tanpa salah tulis, dan dua hal yang paling sering membuat orang bingung: variabel salah tulis yang terkirim apa adanya tanpa peringatan, dan template outlet yang mengalahkan template tokonya. Contohnya memakai data karangan, dan tanda bintang serta petik tiga di dalamnya aturan WhatsApp.

Tiga tahapnya

  1. Temukan kotaknya, dan tahu apa yang kamu ganti 3 langkah
  2. Isi pesannya dengan variabel 4 langkah
  3. Satu template lagi khusus untuk satu outlet 3 langkah

Ada yang masih membingungkan? Lihat pertanyaan yang sering muncul di bagian akhir.

Tahap 1 dari 3

Temukan kotaknya, dan tahu apa yang kamu ganti

Pesan struk WhatsApp punya bentuk bawaan yang sudah jadi sejak akun dibuat. Kotak template ini menggantinya seluruhnya, bukan menambahnya, jadi langkah pertamanya melihat dulu bawaannya seperti apa.

  1. Langkah 1Buka Pengaturan Kasir, cari kartu Notifikasi WhatsApp

    Kotak templatenya ada di bagian bawah kartu itu, di bawah tombol Tes Koneksi, dengan judul Template Pesan Struk. Tempatnya memang di kartu perangkat WhatsApp, karena yang diatur isi pesan yang dikirim lewat nomor itu.

    1. Menu Pengaturan Kasir
    2. Kartu Notifikasi WhatsApp
    3. Judul Template Pesan Struk
  2. Langkah 2Kotak yang kosong berarti pesannya memakai bentuk bawaan

    Selama kotaknya kosong, pesan yang terkirim memakai bentuk bawaan: judul STRUK PEMBELIAN, nama toko, tautan struk online, rincian barang, lalu totalnya. Mengosongkan kotak ini lagi nanti adalah cara mengembalikannya, jadi kamu tidak bisa merusak apa pun yang tidak bisa dibalik.

    1. Kotak template yang masih kosong
    2. Keterangan di bawah kotak
  3. Langkah 3Tekan Muat Default supaya tidak mulai dari halaman putih

    Tombol itu mengisi kotaknya dengan template yang isinya sama dengan bentuk bawaan, lengkap dengan variabelnya. Dari situ kamu tinggal mengubah kalimat sapaannya atau membuang baris yang tidak kamu perlukan. Menulis dari nol boleh, tapi hampir selalu lebih lama dan lebih mudah kelewatan satu baris penting.

    1. Tombol Muat Default
    2. Kotak yang sudah terisi
    3. Tombol Pratinjau
Tahap 2 dari 3

Isi pesannya dengan variabel

Yang membuat satu template melayani semua nota adalah variabel: tulisan di dalam kurung kurawal yang diganti nilai nota itu waktu pesannya dibuat. Daftarnya ada di bawah kotak, dikelompokkan menurut pemilik nilainya.

  1. Langkah 4Klik variabelnya, jangan diketik

    Di bawah kotak ada lima kelompok: CUSTOMER, ORDER, MERCHANT, OUTLET, dan CASHIER. Setiap tombol menyisipkan variabelnya tepat di posisi kursormu, jadi taruh kursor dulu di tempat yang kamu tuju. Arahkan tetikus ke tombolnya untuk membaca arti tiap variabel.

    1. Kelompok CUSTOMER
    2. Kelompok ORDER
    3. Kelompok MERCHANT dan OUTLET
    4. Kelompok CASHIER
  2. Langkah 5Empat variabel yang sebaiknya tidak kamu buang

    {ORDER_NO} dipakai pelanggan waktu menanyakan notanya. {ORDER_RECEIPT_URL} tautan struk online, satu-satunya cara pelanggan mencetak sendiri notanya. {ORDER_ITEMS} rincian barangnya, dan isinya beberapa baris sekaligus. {ORDER_TOTAL} total bayarnya. Sisanya boleh kamu buang kalau memang tidak kamu perlukan.

    1. {ORDER_NO}
    2. {ORDER_RECEIPT_URL}
    3. {ORDER_ITEMS}
    4. {ORDER_TOTAL}
  3. Langkah 6Tanda bintang dan petik tiga itu aturan WhatsApp, bukan aturan kami

    Satu bintang mengapit tulisan membuatnya tebal, dan tiga tanda petik membuat barisnya berhuruf rapat sehingga angka di bawahnya lurus. Keduanya dibaca WhatsApp, bukan oleh aplikasi ini, jadi di kotak pratinjau tandanya masih kelihatan apa adanya. Yang merapikan kolom angka petik tiga itu.

    1. Bintang pengapit tulisan tebal
    2. Tiga tanda petik pembuka
    3. Tiga tanda petik penutup
  4. Langkah 7Tekan Pratinjau sebelum Simpan

    Pratinjau mengisi templatemu dengan nota contoh, jadi salah tulis variabel langsung kelihatan di situ, bukan nanti di WhatsApp pelanggan. Dialognya berjudul Pratinjau Struk. Kalau kotaknya kamu kosongkan, pratinjaunya memberi tahu bahwa pesannya akan memakai format bawaan.

    1. Tombol Pratinjau
    2. Isi dialog Pratinjau Struk
    3. Tombol Simpan
Tahap 3 dari 3

Satu template lagi khusus untuk satu outlet

Template yang baru kamu tulis berlaku untuk seluruh toko. Di bawahnya ada kartu Relasi WhatsApp Outlet, dan di situ tiap outlet bisa diberi templatenya sendiri untuk hal yang memang berbeda per cabang.

  1. Langkah 8Pilih outletnya di kartu Relasi WhatsApp Outlet

    Kartunya ada di bawah kartu Notifikasi WhatsApp. Setelah outletnya terpilih, muncul kotak Template Pesan Struk Outlet beserta tombol Pratinjaunya sendiri. Kotak ini lebih pendek daripada yang di atas, tapi aturan isinya sama dan daftar variabelnya juga sama.

    1. Kartu Relasi WhatsApp Outlet
    2. Pemilih outlet
    3. Kotak Template Pesan Struk Outlet
  2. Langkah 9Template outlet menang, dan tidak digabung

    Kalau outletnya punya template sendiri, itu yang dipakai dan template tokonya diabaikan seluruhnya. Tidak ada penggabungan: baris yang hanya ada di template toko tidak ikut terbawa. Jadi template outlet perlu kamu tulis lengkap, bukan sebagai tambahan.

    1. Template toko
    2. Template outlet yang mengalahkannya
  3. Langkah 10Kosongkan kalau cabangnya tidak perlu beda

    Outlet yang kotaknya kosong kembali memakai template tokomu. Kalau keduanya kosong, pesannya kembali ke bentuk bawaan. Urutannya selalu begitu: template outlet, lalu template toko, lalu bawaan. Pakai template per outlet hanya untuk hal yang memang berbeda, misalnya alamat atau nomor yang dihubungi pelanggan di cabang itu.

    1. Kotak outlet yang dikosongkan
    2. Tombol Simpan

Pertanyaan yang sering muncul

Saya sudah simpan templatenya, tapi pesan yang masuk ke pelanggan masih bentuk yang lama.

Periksa kotak Template Pesan Struk Outlet di kartu Relasi WhatsApp Outlet untuk outlet itu. Template outlet mengalahkan template toko, jadi outlet yang sudah punya templatenya sendiri tidak terpengaruh perubahan yang kamu simpan di atas.

Variabel yang saya tulis terkirim apa adanya, bukan jadi nilainya.

Namanya tidak ada di daftar, jadi tidak ada yang menggantinya. Yang dikenali hanya nama di lima kelompok di bawah kotak. Hapus tulisan itu, taruh kursor di tempatnya, lalu klik tombol variabelnya supaya namanya persis.

Kenapa angka di pratinjau tidak lurus seperti yang saya atur?

Yang membuat angkanya lurus tiga tanda petik yang mengapit barisnya, dan yang membacanya WhatsApp. Pratinjau menampilkan hasil isian variabelnya, bukan hasil tampilan WhatsApp. Untuk melihat bentuk akhirnya, kirim satu pesan tes ke nomormu sendiri.

Apa yang terjadi kalau notanya tidak punya pelanggan?

Variabel pelanggan terisi kosong, dan kalimat sapaanmu akan terbaca menggantung. Untuk pembelian yang kebanyakan tanpa pelanggan, taruh sapaan yang tetap wajar waktu namanya tidak ada, atau kirim struknya hanya ke pelanggan yang memang kamu catat.

Bisakah saya memakai variabel untuk hal yang tidak ada di daftar, misalnya nama kasir shift sebelumnya?

Tidak. Daftarnya tertutup, dan isinya nilai yang memang ada di nota itu: pelanggan, notanya sendiri, toko, outlet, dan kasir yang melayani. Nama yang di luar daftar dibiarkan apa adanya.

Templatenya saya ganti, struk yang sudah terkirim ikut berubah?

Tidak. Pesan dibuat waktu dikirim, lalu tersimpan di log pengiriman seperti waktu itu. Struk yang sudah terkirim tetap seperti aslinya. Riwayatnya bisa kamu buka di log WhatsApp, caranya ada di tutorial log WhatsApp.

Ada batas panjang templatenya?

Ada, 8000 karakter, dan itu jauh lebih panjang daripada struk mana pun. Yang lebih pantas kamu jaga panjang pesan yang terbaca pelanggan: sapaan, nomor nota, tautan struknya, rincian, dan totalnya sudah cukup untuk hampir semua toko.

Kalau saya mau kembali ke bentuk bawaan, templatenya harus saya tulis ulang?

Tidak. Kosongkan kotaknya lalu simpan, dan pesannya kembali ke bentuk bawaan. Kalau yang kamu mau bawaannya sebagai titik mulai untuk diubah lagi, tekan Muat Default.

Mulai dari Muat Default, ubah sapaannya saja

Buat akun gratis tujuh hari, buka Pengaturan Kasir, tekan Muat Default, lalu ganti kalimat sapaan pembuka dan penutupnya dengan cara tokomu menyapa pelanggan. Dua baris itu yang paling kelihatan bedanya, dan sisanya bisa kamu rapikan kapan saja.