Lewati ke isi halaman
Finensia POS

Empat kartu gudang di dashboard yang bawaannya mati

Modul Barang Gudang punya empat kartu di dashboard utama, dan keempatnya mati sejak akun dibuat. Akibatnya banyak pemilik toko tidak pernah tahu kartunya ada, lalu memeriksa stok bahan dengan membuka laporan satu per satu setiap pagi.

Tutorial ini menunjukkan cara menyalakannya, apa yang dihitung masing-masing, dan dua hal yang paling sering dibaca salah: kiriman antar outlet yang belum diverifikasi, dan koreksi stok opname yang ikut terhitung sebagai barang keluar. Contohnya memakai data karangan: Kedai Kopi Rimbun dengan gudang pusat dan dua cabang.

Tiga tahapnya

  1. Nyalakan kartunya lewat Sesuaikan 3 langkah
  2. Barang Gudang Stok Rendah dan Kiriman Masuk Belum Diverifikasi 4 langkah
  3. Mutasi Stok Gudang dan Barang Gudang Keluar Terbanyak 3 langkah

Ada yang masih membingungkan? Lihat pertanyaan yang sering muncul di bagian akhir.

Tahap 1 dari 3

Nyalakan kartunya lewat Sesuaikan

Modul Barang Gudang tidak punya halaman dashboard sendiri. Kartunya ada, tapi menumpang di dashboard utama dan bawaannya mati, jadi langkah pertamanya menyalakannya.

  1. Langkah 1Buka Dashboard, lalu tekan Sesuaikan

    Dashboard yang dimaksud yang paling atas di sidebar, bukan menu Barang Gudang. Tombol Sesuaikan di kepala halaman membuka daftar semua kartu yang tersedia untukmu, lengkap dengan urutan yang sedang tampil dan tombol naik turun.

    1. Menu Dashboard di paling atas
    2. Tombol Sesuaikan
  2. Langkah 2Cari empat namanya, lalu nyalakan yang kamu pakai

    Namanya Barang Gudang Stok Rendah, Kiriman Masuk Belum Diverifikasi, Mutasi Stok Gudang, dan Barang Gudang Keluar Terbanyak. Nyalakan satu per satu sesuai yang memang kamu periksa; menyalakan keempatnya sekaligus membuat dashboardmu panjang tanpa membuatnya lebih berguna.

    1. Barang Gudang Stok Rendah
    2. Kiriman Masuk Belum Diverifikasi
    3. Mutasi Stok Gudang
    4. Barang Gudang Keluar Terbanyak
  3. Langkah 3Susunannya milikmu sendiri, bukan milik toko

    Kartu yang kamu nyalakan hanya muncul di dashboardmu. Karyawan lain yang perannya juga punya izin kartu itu tetap harus menyalakannya sendiri di akunnya. Jadi menyalakan kartu di sini bukan cara memberi tahu kepala gudang; yang perlu kamu kerjakan untuk itu memberi izinnya, lalu memintanya menyalakan kartunya.

    1. Kartu gudang yang sudah tampil
    2. Menu titik tiga di sudut kartu
Tahap 2 dari 3

Barang Gudang Stok Rendah dan Kiriman Masuk Belum Diverifikasi

Dua kartu ini membaca keadaan saat ini, bukan rentang tanggal. Keduanya daftar pekerjaan: yang pertama soal belanja, yang kedua soal barang yang sudah dikirim tapi belum kamu terima.

  1. Langkah 4Baca Barang Gudang Stok Rendah

    Barisnya diurutkan dari stok paling sedikit, paling banyak sepuluh baris, dan tiap baris menulis stok sekarang beserta limitnya. Yang masuk hanya bahan yang Batas Bawah Stok-nya terisi dan stoknya sudah menyentuh batas itu. Bahan yang stoknya sudah nol tidak ikut sampai kamu menyalakan saklar Tampilkan barang habis di kepala kartu.

    1. Baris paling atas, stok paling sedikit
    2. Stok sekarang
    3. Angka limit
    4. Saklar Tampilkan barang habis
  2. Langkah 5Selama opname gudang, outlet itu dikeluarkan dari kartunya

    Outlet yang sedang ada stok opname gudang belum selesai tidak ikut dihitung. Aturannya sama dengan hitung buta di modul Gudang: angka stok sistem tidak boleh terlihat selagi bahannya dihitung. Jadi daftar yang mendadak pendek saat opname berjalan memang disengaja.

    1. Kartu tanpa baris
    2. Outlet yang sedang opname
  3. Langkah 6Baca Kiriman Masuk Belum Diverifikasi, dan tahu apa yang tidak masuk

    Di atas daftar ada satu angka besar beserta tulisan kiriman menunggu. Daftarnya memuat kiriman dari outlet lain yang belum kamu verifikasi, diurutkan dari tanggal paling lama, paling banyak sepuluh baris, dan tiap baris menulis kodenya, asal kirimannya, dan tanggalnya. Barang masuk dari pemasok luar tidak masuk ke kartu ini. Angkanya memakai syarat yang sama dengan tanda di menu gudang, jadi kedua angka itu tidak akan pernah berbeda.

    1. Angka kiriman menunggu
    2. Kode kiriman
    3. Asal kirimannya
    4. Tanggal
  4. Langkah 7Dari kartunya langsung ke halaman verifikasinya

    Di bawah daftar ada tautan Lihat Semua yang membuka halaman Barang Masuk gudang, tempat kiriman itu kamu verifikasi. Selama kiriman belum diverifikasi, bahannya belum menambah stokmu, jadi kartu Barang Gudang Stok Rendah bisa menyebut suatu bahan menipis padahal kiriman penggantinya sudah sampai.

    1. Tautan Lihat Semua
Tahap 3 dari 3

Mutasi Stok Gudang dan Barang Gudang Keluar Terbanyak

Dua kartu terakhir membaca riwayat stok, jadi keduanya mengikuti rentang tanggal. Keduanya juga menghitung semua sebab stok berubah, dan itu bagian yang paling sering dibaca salah.

  1. Langkah 8Baca Mutasi Stok Gudang sebagai dua batang per hari

    Tiap tanggal punya batang MASUK dan batang KELUAR. MASUK menjumlahkan semua perubahan stok yang menambah, KELUAR menjumlahkan semua yang mengurangi, dan tanggalnya mengikuti zona waktu outlet. Satuannya dicampur: satu kilogram tepung dan satu liter susu sama-sama dihitung sebagai satu, jadi bacalah batangnya sebagai ramai atau sepi, bukan sebagai jumlah barang.

    1. Batang MASUK
    2. Batang KELUAR
    3. Tanggal
  2. Langkah 9Baca Barang Gudang Keluar Terbanyak

    Sepuluh baris, diurutkan dari yang paling banyak berkurang di rentang itu. Kartu ini yang paling cepat memperlihatkan bahan yang paling boros, dan itu bahan yang harga belinya paling pantas kamu tawar ulang.

    1. Baris paling atas, berkurang paling banyak
    2. Jumlah yang berkurang
  3. Langkah 10Keluar berarti berkurang, bukan terkirim

    Yang dihitung setiap pengurangan stok apa pun sebabnya: bahan terpakai produksi, barang keluar ke outlet, susut yang kamu catat, dan koreksi stok opname yang hasilnya lebih kecil. Jadi bahan yang melompat ke baris atas setelah opname bukan bahan yang mendadak banyak terpakai, melainkan bahan yang selisih hitungannya besar. Untuk memisahkan sebabnya, buka Barang Gudang, Laporan, lalu Riwayat Stok.

    1. Baris yang naik setelah opname

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa modul Barang Gudang tidak punya halaman dashboard sendiri?

Kartunya ada, tapi tempatnya di dashboard utama, bukan di halaman terpisah seperti Penjualan atau Produk. Menu Barang Gudang isinya Master, Transaksi, dan Laporan. Jadi untuk melihat ringkasan gudang di satu layar, kartunya kamu nyalakan di dashboard utama lewat Sesuaikan.

Saya sudah nyalakan kartunya, tapi tidak muncul.

Periksa outlet yang sedang terpilih di pengalih outlet. Kartu modul hanya tampil untuk outlet yang memakai modul itu, jadi cabang tanpa Barang Gudang tidak akan menampilkannya. Kalau outletnya sudah benar, periksa izin kartu itu di perannya.

Kartu Barang Gudang Stok Rendah saya kosong terus.

Dua kemungkinan. Pertama, Batas Bawah Stok bahannya belum terisi, dan bahan tanpa batas tidak akan pernah masuk ke daftar ini. Kedua, outlet itu sedang ada stok opname gudang yang belum selesai, dan selama itu angkanya sengaja ditahan.

Barang masuk dari pemasok tidak muncul di Kiriman Masuk Belum Diverifikasi.

Memang tidak. Kartu itu khusus kiriman antar outlet yang menunggu diverifikasi penerima. Barang masuk dari pemasok luar tidak melewati verifikasi yang sama, jadi tempatnya di halaman Barang Masuk, bukan di kartu ini.

Kenapa batang Mutasi Stok Gudang tidak bisa saya jumlahkan jadi angka yang berarti?

Karena satuannya dicampur. Satu kilogram, satu liter, dan satu butir sama-sama dihitung sebagai satu, sehingga totalnya tidak mewakili apa pun yang bisa ditimbang. Kartu itu untuk melihat hari yang ramai dan hari yang sepi. Untuk angka per barang beserta nilainya, buka Barang Gudang, Laporan, Arus Stok.

Satu bahan mendadak naik ke baris atas Barang Gudang Keluar Terbanyak.

Periksa apakah di rentang itu ada stok opname. Kartu ini menghitung semua pengurangan stok, termasuk koreksi opname yang hasilnya lebih kecil dari catatan sistem. Buka Barang Gudang, Laporan, Riwayat Stok, saring bahannya, dan sebab tiap perubahan akan kelihatan satu per satu.

Kalau saya nyalakan kartunya, karyawan saya ikut melihatnya?

Tidak. Susunan kartu disimpan per akun, jadi yang kamu nyalakan hanya tampil di dashboardmu. Karyawan yang perannya punya izin kartu itu tetap harus menyalakannya sendiri. Yang berlaku untuk semua orang izinnya, bukan susunannya.

Kartu gudang mana yang paling berguna kalau saya cuma mau satu?

Barang Gudang Stok Rendah, karena dia yang mencegah produksi tersendat. Kalau tokomu punya beberapa cabang yang saling berkirim bahan, tambahkan Kiriman Masuk Belum Diverifikasi, karena kiriman yang belum diverifikasi membuat kartu stok rendah terlihat lebih buruk dari keadaan sebenarnya.

Nyalakan satu dulu, yang stok rendah

Buat akun gratis tujuh hari, nyalakan modul Barang Gudang di outletmu, isi Batas Bawah Stok untuk lima bahan yang paling sering habis, lalu nyalakan kartu Barang Gudang Stok Rendah di dashboard. Satu kartu itu sudah mengganti kebiasaan membuka laporan stok tiap pagi.