Lewati ke isi halaman
Finensia POS

Dashboard Produk: stok yang menipis dan margin per kategori

Dashboard Produk memuat sembilan kartu. Lima di antaranya soal analisa menu, dan empat sisanya menjawab dua pertanyaan yang lebih sering muncul tiap pagi: barang apa yang harus dibeli hari ini, dan kategori apa yang sebenarnya menyisakan uang.

Tutorial ini membahas empat kartu itu, termasuk dua hal yang tidak terbaca dari layar: kategori yang modalnya belum terisi terlihat paling menguntungkan, dan margin yang sebenarnya minus ditampilkan nol. Contohnya memakai data karangan: Toko Beras Sejahtera dengan enam kategori produk.

Tiga tahapnya

  1. Produk Stok Rendah: daftar belanja hari ini 4 langkah
  2. Produk Terlaris dan Produk Terjual per Kategori 3 langkah
  3. HPP dan Margin per Kategori, beserta dua hal yang disembunyikannya 3 langkah

Ada yang masih membingungkan? Lihat pertanyaan yang sering muncul di bagian akhir.

Tahap 1 dari 3

Produk Stok Rendah: daftar belanja hari ini

Kartu ini satu-satunya di halaman Dashboard Produk yang tidak membaca penjualan. Dia membaca stok saat ini, jadi mengganti rentang tanggal tidak mengubah isinya sama sekali.

  1. Langkah 1Buka menu Produk, lalu Dashboard

    Menu Produk terbagi tiga kelompok: Master, Transaksi, dan Laporan. Dashboard ada di atas ketiganya. Halamannya memuat sembilan kartu; empat yang dibahas tutorial ini soal stok dan margin, lima sisanya soal analisa menu dan punya penjelasannya sendiri di halaman itu.

    1. Menu Produk
    2. Isian Dashboard
    3. Judul halaman Dashboard Produk
  2. Langkah 2Baca baris Produk Stok Rendah dari yang paling atas

    Barisnya diurutkan dari stok paling sedikit, dan tiap baris menyebut nama produk, stoknya sekarang, lalu limitnya. Paling banyak sepuluh baris, jadi yang tampil memang yang paling mendesak. Yang masuk ke daftar ini hanya produk yang stoknya sudah sama dengan atau lebih kecil dari Batas Minimum yang kamu isi di master produk.

    1. Baris paling atas, stok paling sedikit
    2. Stok sekarang
    3. Angka limit
  3. Langkah 3Nyalakan Tampilkan produk habis kalau yang nol juga mau kelihatan

    Bawaannya produk yang stoknya sudah nol tidak ikut, supaya daftarnya berisi barang yang masih bisa kamu jual sambil menunggu kiriman. Saklar Tampilkan produk habis di kepala kartu memasukkan yang nol juga. Pakai itu waktu kamu sedang menyusun pesanan ke pemasok, bukan waktu memeriksa rak.

    1. Saklar Tampilkan produk habis
    2. Baris berstok nol yang ikut muncul
  4. Langkah 4Selama stok opname, outlet itu sengaja dikeluarkan

    Outlet yang sedang ada stok opname produk belum selesai tidak ikut dihitung di kartu ini. Itu aturan hitung buta yang sama dengan di kasir dan di laporan stok: angka stok sistem tidak boleh terlihat selagi barangnya dihitung orang. Jadi daftar yang mendadak pendek saat opname berjalan bukan kerusakan.

    1. Kartu tanpa baris
    2. Outlet yang sedang opname
Tahap 2 dari 3

Produk Terlaris dan Produk Terjual per Kategori

Dua kartu ini menghitung jumlah barang yang keluar, bukan rupiahnya. Itu bedanya dengan kartu omzet di Dashboard Penjualan, dan itu juga sebabnya barang murah selalu menang di sini.

  1. Langkah 5Baca sepuluh baris Produk Terlaris

    Barisnya diurutkan dari jumlah terjual paling banyak, paling banyak sepuluh baris, dan angkanya qty bukan rupiah. Pengelompokannya memakai nama produk yang tercatat di notanya, jadi produk yang namanya kamu ubah setelah pernah terjual bisa muncul sebagai dua baris. Produk custom yang diketik kasir di luar katalog juga ikut, dengan nama apa pun yang dia tulis.

    1. Baris paling atas, terjual paling banyak
    2. Jumlah terjual
    3. Baris produk custom
  2. Langkah 6Baca Produk Terjual per Kategori sebagai perbandingan, bukan total

    Kartu ini menjumlahkan qty tiap kategori. Satu hal yang perlu kamu tahu sebelum menjumlahkan sendiri: produk yang kamu masukkan ke dua kategori akan dihitung di kedua kategori itu, jadi jumlah semua batangnya bisa lebih besar dari Qty Terjual di Dashboard Penjualan. Pakai kartu ini untuk membandingkan kategori satu dengan yang lain, bukan untuk mencari angka total.

    1. Nama kategori
    2. Qty per kategori
  3. Langkah 7Setel rentang tanggalnya per kartu

    Sama seperti dashboard modul lain, di sini tidak ada satu filter periode untuk semua kartu. Pemilih tanggalnya ada di kepala tiap kartu dan bawaannya tujuh hari terakhir. Kartu Produk Stok Rendah tidak punya pemilih itu, karena dia membaca stok saat ini.

    1. Pemilih rentang tanggal
    2. Rentang bawaan tujuh hari terakhir
Tahap 3 dari 3

HPP dan Margin per Kategori, beserta dua hal yang disembunyikannya

Kartu terakhir memasangkan modal dengan sisanya untuk tiap kategori. Dia kartu yang paling cepat memberi arah, dan juga yang paling mudah dibaca salah kalau harga belinya belum lengkap.

  1. Langkah 8Baca dua bagian di tiap batang kategori

    Tiap kategori punya satu batang yang terbagi dua: HPP untuk modal barangnya, dan MARGIN untuk sisanya. Modal yang dipakai harga beli rata-rata produk itu di outlet yang sedang kamu buka, dikali jumlah yang terjual. Jadi kategori yang batang HPP-nya hampir sepanjang batang totalnya adalah kategori yang hampir tidak menyisakan apa pun.

    1. Bagian HPP
    2. Bagian MARGIN
    3. Nama kategori
  2. Langkah 9Kategori yang HPP-nya nol berarti harga belinya belum terisi

    Produk yang belum punya harga beli rata-rata di outlet itu dihitung bermodal nol. Akibatnya batangnya jadi margin seluruhnya, dan kategori itu terlihat paling menguntungkan padahal yang terjadi datanya belum ada. Periksa dulu harga beli produk di kategori yang terlihat terlalu bagus sebelum mengambil keputusan dari kartu ini.

    1. Batang tanpa bagian HPP
    2. Kategori yang terlihat paling menguntungkan
  3. Langkah 10Margin tidak pernah ditampilkan minus

    Kalau modal suatu kategori ternyata lebih besar dari penjualannya, marginnya ditampilkan nol, bukan angka minus. Jadi kategori yang kamu jual di bawah modal terlihat sebagai batang yang isinya HPP saja. Kalau ada kategori seperti itu, bandingkan harga jual dan harga belinya langsung di master produk, karena kartu ini tidak akan memberi tahu seberapa besar minusnya.

    1. Batang yang isinya HPP saja
    2. Margin yang ditampilkan nol

Pertanyaan yang sering muncul

Kartu Produk Stok Rendah saya kosong terus padahal ada barang yang hampir habis.

Berarti produk itu belum punya Batas Minimum. Kartu ini hanya melihat produk yang batasnya terisi dan stoknya sudah menyentuh batas itu. Buka master produk, isi Batas Minimum sesuai berapa lama kiriman biasanya datang, lalu kembali ke halaman ini.

Kenapa produk yang stoknya sudah nol tidak muncul?

Karena bawaannya memang disembunyikan. Daftar ini dibuat untuk barang yang masih bisa dijual sambil menunggu kiriman. Nyalakan saklar Tampilkan produk habis di kepala kartu kalau kamu sedang menyusun pesanan dan butuh yang nol juga.

Satu produk saya muncul dua kali di Produk Terlaris.

Pengelompokannya memakai nama produk yang tersimpan di nota saat barang itu terjual, bukan id produknya. Jadi produk yang namanya kamu ubah di tengah jalan punya dua nama di riwayat penjualan dan muncul sebagai dua baris. Yang terjual sebelum penggantian nama tetap tercatat dengan nama lamanya.

Kalau saya jumlahkan Produk Terjual per Kategori, hasilnya lebih besar dari Qty Terjual.

Itu memang bisa terjadi. Produk yang masuk ke dua kategori dihitung di kedua kategori itu, jadi penjumlahan semua kategori bisa melebihi jumlah barang yang sebenarnya keluar. Kartu itu untuk membandingkan kategori, bukan untuk mencari total.

Satu kategori saya marginnya nol persis. Apa artinya?

Ada dua kemungkinan dan keduanya layak diperiksa. Kemungkinan pertama memang tidak ada sisa sama sekali. Kemungkinan kedua modalnya lebih besar dari penjualannya, dan kartu ini menampilkan nol karena marginnya tidak pernah dibuat minus. Bandingkan harga jual dan harga beli produk di kategori itu untuk tahu yang mana.

HPP di kartu ini sama dengan HPP di kartu Struktur Biaya?

Sumbernya sama, yaitu harga beli rata-rata produk, tapi pembaginya berbeda. Kartu ini memecah per kategori, sementara Struktur Biaya di Dashboard Penjualan menghitung persentase satu angka untuk seluruh penjualan. Dengan rentang tanggal dan outlet yang sama, totalnya seharusnya sejalan.

Kartu mana yang hilang kalau karyawan membuka halaman ini?

Yang izinnya belum dinyalakan untuk perannya. Sembilan kartu di halaman ini punya izin masing-masing, jadi kamu bisa memberi kepala gudang kartu Produk Stok Rendah tanpa memberi dia kartu margin. Peran yang tidak punya satu pun izin kartu produk akan melihat halaman kosong dengan keterangan Akses Terbatas.

Angka di kartu ini bisa diunduh ke Excel?

Tidak dari kartunya. Untuk daftar lengkap yang bisa diunduh, buka Produk, lalu Laporan: Produk Terjual untuk penjualan per produk, dan Stok Produk untuk stok serta nilai inventarisnya.

Mulai dari lima produk yang paling sering habis

Buat akun gratis tujuh hari, isi Batas Minimum untuk lima produk yang paling sering kehabisan, lalu catat satu produk masuk beserta harga belinya. Dua dari empat kartu di halaman ini langsung terisi, dan dua lainnya menyusul setelah penjualan pertama.