Cari belanja gudang menurut tanggal, asal barang, dan orangnya
Pertanyaan yang biasanya dibawa ke halaman Barang Masuk Gudang berbunyi "belanja beras minggu lalu dari siapa dan berapa", dan dulu halaman itu cuma punya kotak cari. Daftarnya pun diurutkan menurut waktu input, jadi tanggalnya terlihat acak: 1 Oktober, 2 Oktober, 2 Oktober, 1 Oktober.
Sekarang daftarnya urut menurut tanggal belanja, dan penyaringnya menjawab pertanyaan yang biasa kamu bawa: tanggal berapa, dari siapa, dicatat siapa, diverifikasi siapa. Tutorial ini menunjukkan keempat penyaringnya, dua jebakan yang membuat daftar terlihat kosong, dan kenapa alamat halamannya ikut berubah. Contohnya memakai data karangan.
Tiga tahapnya
- Urutan daftarnya mengikuti tanggal belanja 3 langkah
- Saring menurut tanggal, asal barang, dan orangnya 4 langkah
- Penyaringnya tersimpan di alamat halaman 2 langkah
Ada yang masih membingungkan? Lihat pertanyaan yang sering muncul di bagian akhir.
Urutan daftarnya mengikuti tanggal belanja
Barang masuk sering dicatat belakangan: belanja hari Senin baru diketik Rabu. Kalau daftarnya diurutkan menurut waktu input, tanggal di layar terlihat acak dan kamu tidak bisa membaca apa pun dari urutannya. Daftar Barang Masuk Gudang diurutkan menurut tanggal transaksinya, dan itu mengubah cara membacanya.
-
Langkah 1Buka Barang Gudang, Transaksi, lalu Barang Masuk
Halamannya punya dua tab: Pending beserta jumlah kiriman yang menunggu, dan Riwayat yang terbuka lebih dulu. Tabel riwayatnya berkolom Kode, Tanggal, Asal Barang, Pengirim, Penerima, dan Aksi.
- Menu Barang Gudang, Transaksi, Barang Masuk
- Tab Pending beserta jumlahnya
- Tab Riwayat
- Kolom Tanggal
-
Langkah 2Yang di atas adalah belanja paling baru, bukan input paling baru
Urutannya tanggal transaksi dari yang terbaru. Kalau dua belanja bertanggal sama, yang dicatat lebih dulu ada di bawah. Jadi barang yang kamu ketik tadi siang bisa muncul di tengah daftar kalau tanggalnya minggu lalu, dan itu memang yang benar.
- Baris paling atas
- Kolom Tanggal yang urut
-
Langkah 3Daftarnya hanya berisi outlet yang sedang kamu buka
Barang masuk gudang cabang lain tidak ikut tampil sampai kamu berpindah outlet lewat pemilih di kepala halaman. Ini sebab paling sering dari belanja yang terasa hilang, dan tidak ada pesan apa pun yang memberitahunya.
- Pemilih outlet di kepala halaman
Saring menurut tanggal, asal barang, dan orangnya
Di atas tabelnya ada kotak cari dan tombol Filter riwayat. Empat penyaring di dalamnya menjawab pertanyaan yang berbeda, dan tiga di antaranya pilihannya diambil dari belanja outlet ini sendiri.
-
Langkah 4Buka Filter riwayat, lalu pilih rentang tanggalnya
Tombolnya menulis berapa penyaring yang sedang aktif. Penyaring pertama Tanggal, bawaannya Semua tanggal. Pilih satu rentang untuk menjawab "belanja tanggal berapa", dan tanggal yang dibaca tanggal transaksinya, sama dengan yang dipakai mengurutkan daftar.
- Tombol Filter riwayat beserta jumlah aktifnya
- Penyaring Tanggal
- Rentang tanggal terpilih
-
Langkah 5Asal barang, Pengirim, dan Penerima
Asal barang menyaring menurut pemasok atau outlet pengirimnya. Pengirim adalah yang mencatat barang masuknya, Penerima adalah yang memverifikasi kiriman pending. Isi ketiga daftar itu hanya nama yang memang pernah tercatat di outlet ini, bukan seluruh daftar pemasok dan karyawanmu.
- Penyaring Asal barang
- Penyaring Pengirim
- Penyaring Penerima
-
Langkah 6Kotak cari mencocokkan dari awal kata
Kotak di atas panel filter mencari kode transaksi, kode barang, dan nama barang, dan cocoknya dihitung dari awal. Mengetik "WI-2610" menemukan kodenya; mengetik "susu" tidak menemukan Gula Pasir Susu. Kalau yang kamu ingat bagian tengah namanya, pakai penyaring asal atau tanggalnya.
- Kotak cari
- Hasil yang cocok dari awal kata
-
Langkah 7Hapus filter kalau daftarnya jadi kosong
Selama ada penyaring yang aktif, di bawah panelnya muncul Hapus filter berwarna merah. Pakai itu sebelum menyimpulkan bahwa belanjanya tidak pernah dicatat. Penyaring yang tertinggal dari pencarian sebelumnya adalah sebab paling sering dari daftar yang kosong.
- Tombol Hapus filter
Penyaringnya tersimpan di alamat halaman
Tiap penyaring yang kamu pasang ikut tertulis di alamat halaman. Akibatnya ada dua, dan keduanya menghemat waktu.
-
Langkah 8Muat ulang halaman, penyaringnya tetap terpasang
Alamatnya memuat kata kunci pencarian, rentang tanggal, asal, pengirim, dan penerima. Jadi memuat ulang halaman atau kembali dari halaman detail tidak membuang pencarianmu, dan kamu tidak perlu memasang ulang penyaring yang sama.
- Alamat halaman beserta penyaringnya
-
Langkah 9Salin alamatnya untuk ditunjukkan ke orang lain
Karena penyaringnya ada di alamat, satu tautan cukup untuk menunjukkan belanja yang kamu maksud ke orang lain di tokomu. Dialog detail pembelian di Transaksi Kas memakai jalan yang sama: kodenya membuka halaman ini dengan kode itu sudah terisi di kotak cari.
- Kode yang sudah terisi di kotak cari
Pertanyaan yang sering muncul
Barang masuk yang baru saya catat tidak ada di baris paling atas.
Lihat tanggal transaksinya. Daftarnya urut menurut tanggal belanja, bukan waktu input, jadi catatan baru yang tanggalnya minggu lalu muncul di posisi minggu lalu. Kalau tanggalnya hari ini dan tetap tidak ada, periksa outlet yang sedang terpilih dan penyaring yang masih aktif.
Daftarnya kosong padahal saya yakin belanjanya ada.
Tiga sebab, urut dari yang paling sering. Pertama, penyaring yang tertinggal: tekan Hapus filter. Kedua, outlet yang salah: barang masuk gudang cabang lain tidak tampil sampai kamu berpindah outlet. Ketiga, kata kunci yang bukan awal kata, karena pencarian mencocokkan dari depan.
Kenapa pencariannya tidak bisa mencari potongan kata di tengah?
Supaya pencariannya tetap cepat di daftar yang panjang. Pencocokan dari awal kata memakai index kode dan nama barang; mencari potongan di tengah memaksa pembacaan seluruh tabel. Untuk yang namanya tidak kamu ingat persis, penyaring asal barang dan rentang tanggal lebih cepat sampai.
Isi daftar Pengirim saya cuma dua nama padahal karyawan saya delapan.
Memang begitu. Pilihan penyaringnya diambil dari barang masuk yang pernah tercatat di outlet ini, bukan dari daftar karyawan. Nama yang belum pernah mencatat barang masuk tidak muncul, dan itu membuat daftarnya pendek dan bisa dipakai.
Apa bedanya Pengirim dan Penerima di sini?
Pengirim adalah yang mencatat barang masuknya. Penerima adalah yang memverifikasi kiriman yang lewat jalur pending, yaitu barang yang dikirim cabang lain atau pemasok dan jumlahnya baru dipastikan setelah dibuka. Barang masuk yang kamu catat sendiri tidak punya penerima.
Tombol filternya menulis 2 aktif padahal saya juga mengisi kotak cari.
Hitungannya memang tidak memasukkan kotak cari, cuma tanggal dan ketiga penyaring pilihan. Kotak carinya ada di luar panel dan isinya terlihat langsung, jadi tidak perlu dihitung sebagai penyaring yang tersembunyi.
Bisakah hasil saringannya diunduh jadi Excel?
Tidak dari halaman ini. Yang bisa diunduh laporan gudang: buka Barang Gudang, Laporan, lalu Barang Masuk, dan di situ ada tombol unduhnya. Cara membacanya ada di tutorial laporan gudang.
Saya menelusuri satu baris pembelian di Keuangan. Perlu buka halaman ini?
Tidak perlu lagi untuk melihat barangnya. Keterangan baris pembelian di Transaksi Kas bisa diklik dan langsung memperlihatkan barang beserta harga belinya, dan langkahnya ada di tutorial detail pembelian di Transaksi Kas. Halaman ini kamu buka kalau perlu mengubah atau memverifikasi dokumennya.
Coba cari satu belanja lamamu
Buat akun gratis tujuh hari, catat beberapa barang masuk dengan tanggal yang berbeda, lalu saring menurut tanggal dan asalnya. Begitu pertanyaan "belanja tanggal berapa" bisa dijawab dalam dua klik, catatan belanja berhenti jadi tumpukan yang cuma dibuka saat ada masalah.