Baca laba rugi dan neraca tanpa harus jadi akuntan
Pemilik usaha membuka neraca untuk tahu posisi keuangannya, dan membuka laba rugi untuk tahu usahanya untung atau rugi. Halaman ini menerangkan cara membaca keduanya, arti baris yang paling sering ditanyakan, dan cara memeriksa bahwa angkanya memang bisa dipercaya.
Untuk pemilik yang belum pernah belajar akuntansi. Contohnya memakai data karangan.
Tiga tahapnya
- Pilih laporannya menurut pertanyaan yang ingin kamu jawab 2 langkah
- Baca Laba Rugi: untung atau rugi 3 langkah
- Baca Neraca dan cocokkan dengan Arus Kas 3 langkah
Ada yang masih membingungkan? Lihat pertanyaan yang sering muncul di bagian akhir.
Pilih laporannya menurut pertanyaan yang ingin kamu jawab
Halaman Laporan Keuangan tidak menyapa kamu dengan istilah akuntansi. Tiap laporan diperkenalkan lewat pertanyaan yang dijawabnya, jadi kamu bisa memilih tanpa tahu dulu apa itu neraca.
-
Langkah 1Buka Keuangan, lalu Laporan
Ada lima laporan. Laba Rugi menjawab untung atau rugi bulan ini. Laba Rugi Bulanan menjawab bulan mana yang untung tahun ini. Neraca menjawab berapa aset, utang, dan modal usahamu per hari ini. Arus Kas menjawab dari mana uang masuk dan ke mana keluar. Perubahan Ekuitas menjawab kenapa modal usahamu bertambah atau berkurang.
- Laba Rugi
- Laba Rugi Bulanan
- Neraca
- Arus Kas
- Perubahan Ekuitas
-
Langkah 2Baca kartu jawaban di paling atas
Tiap laporan dibuka dengan satu kartu yang menjawab pertanyaannya dengan satu angka, misalnya Laba Bersih sekian untuk periode itu, atau Seimbang untuk neraca. Kartu lain di sekitarnya cuma pendukung. Sengaja begitu: kalau semua kartu sama besar, kabar penting seperti Rugi atau Tidak Seimbang tidak jadi titik fokus dan mudah terlewat.
- Kartu jawaban
- Teks pendukung pendapatan dan beban
- Pemilih periode
Baca Laba Rugi: untung atau rugi
Laba rugi menjumlah pendapatan dalam satu periode, menguranginya dengan beban di periode yang sama, dan menyisakan laba bersih. Jurnalnya terbentuk sendiri dari transaksi kasir, jadi angkanya bergerak ikut penjualan, bukan ikut kapan kamu sempat merekap.
-
Langkah 3Pendapatan di atas, beban di bawah, selisihnya di baris terakhir
Dua kelompok itu masing-masing punya baris Total, dan baris paling bawah adalah Laba (Rugi) Bersih. Angka negatif ditulis dalam kurung, misalnya nilai dalam kurung untuk diskon penjualan yang mengurangi pendapatan. Kurung dipakai di semua laporan supaya satu halaman tidak memuat dua cara menulis angka minus.
- Kelompok Pendapatan
- Total Pendapatan
- Kelompok Beban
- Laba (Rugi) Bersih
-
Langkah 4Nol dari periode kosong dibedakan dari impas
Periode yang belum punya transaksi menampilkan keadaan belum ada transaksi yang netral, bukan laba nol berwarna hijau. Keduanya memang berbeda artinya bagimu: yang pertama berarti tidak ada datanya, yang kedua berarti pendapatanmu tepat habis dimakan beban.
- Kartu jawaban keadaan kosong
-
Langkah 5Unduh dengan Export Excel kalau perlu dikirim ke akuntan
Berkasnya memuat baris total dengan angka yang sama dengan halaman, dan angka nol ditulis sebagai nol, bukan sel kosong. Ada kolom Baris yang membedakan akun, induk, dan total, serta kolom Kontribusi ke Total yang hanya berisi mutasi akun itu sendiri, jadi menjumlah kolom itu di Excel tidak pernah dobel walaupun baris induknya ikut tercetak.
- Tombol Export Excel
Baca Neraca dan cocokkan dengan Arus Kas
Neraca memperlihatkan posisi keuangan pada satu tanggal: apa yang kamu punya, apa yang kamu utang, dan sisanya milik siapa. Laporan ini juga yang paling cepat memberi tahu kalau ada data yang rusak.
-
Langkah 6Aset harus sama dengan Kewajiban ditambah Ekuitas
Kartu jawabannya menyebut Seimbang atau tidak. Baris Selisih tetap ditampilkan walaupun nilainya nol, dan kalau ia bukan nol, itu tanda data jurnal yang rusak atau laporan yang dibatasi ke jurnal buatanmu sendiri. Angka itu tidak disembunyikan, karena neraca yang tampak rapi padahal timpang jauh lebih berbahaya.
- Kartu Seimbang
- Kelompok Aset
- Kelompok Kewajiban dan Ekuitas
- Baris Selisih
-
Langkah 7Akun bersaldo nol tetap tampil, dan bisa kamu sembunyikan
Bawaannya semua akun tampil, termasuk yang saldonya nol, karena menyembunyikannya diam-diam membuat akun yang baru kamu buat terlihat hilang. Kalau daftarmu sudah panjang, nyalakan saklar Sembunyikan saldo nol. Pilihan itu diingat di peramban yang kamu pakai, dan akun induk tetap tampil kalau ada turunannya yang bersaldo.
- Saklar Sembunyikan saldo nol
-
Langkah 8Arus Kas dibagi tiga, dan ujungnya dicocokkan dengan neraca
Tiga seksinya Operasi, Investasi, dan Pendanaan, masing-masing dengan subtotal. Yang dilaporkan hanya uang yang benar-benar berpindah masuk atau keluar dari akun kasmu. Di bawahnya ada baris yang membandingkan saldo kas akhir dengan kas di neraca pada tanggal yang sama. Baris itu merah kalau keduanya berbeda, dan itu satu-satunya cara kamu tahu ada yang perlu diperiksa.
- Seksi Operasi
- Seksi Investasi
- Seksi Pendanaan
- Baris saldo kas akhir dan kas di neraca
Pertanyaan yang sering muncul
Neraca saya menyebut Tidak Seimbang. Apa yang harus saya lakukan?
Baca dulu baris Selisih dan bandingkan dengan laba kumulatifmu. Dua sebab yang paling sering: laporanmu dibatasi ke jurnal buatanmu sendiri, sehingga separuh jurnal tidak ikut dihitung dan pembandingnya pasti tidak lengkap; atau ada jurnal yang tidak seimbang di buku. Kalau izinmu sudah penuh dan selisihnya tetap ada, periksa Jurnal Umum di periode itu.
Laporan saya hanya berisi jurnal yang saya buat sendiri.
Berarti perannya belum punya izin melihat seluruh data keuangan. Halaman Neraca, Laba Rugi, Laba Rugi Bulanan, dan Perubahan Ekuitas menampilkan tanda terang-terangan kalau laporannya terbatas, supaya kamu tidak membaca sebagian data sebagai keseluruhan. Izinnya diatur per peran karyawan.
Kas di Dashboard Keuangan pernah berbeda jauh dari kas di Neraca. Masih begitu?
Tidak lagi. Kas, piutang, utang, dan laba di Dashboard Keuangan sekarang diambil dari jurnal lewat perhitungan yang sama dengan Neraca dan Laba Rugi, jadi angkanya identik untuk periode yang sama. Saldo tersimpan di tiap akun hanya dipakai untuk mendeteksi selisih dan menawarkan hitung ulang, bukan ditampilkan sebagai saldo.
Kenapa angka minus ditulis dalam kurung, bukan dengan tanda minus?
Karena itu kebiasaan laporan keuangan di Indonesia yang dibaca pemilik dan akuntannya. Sebelum ini satu halaman bisa memuat nilai dalam kurung untuk akun pengurang dan nilai bertanda minus untuk saldo persediaan yang negatif, dan pembaca mengira keduanya hal yang berbeda jenis.
Periode bawaan Perubahan Ekuitas kenapa dari 1 Januari?
Karena laporan itu lazim dibaca per tahun buku, dan berhenti di hari ini membuat ekuitas akhirnya sama dengan neraca yang kamu buka tanpa menyetel apa pun. Laba Rugi tetap memakai bulan berjalan.
Pembelian stok mengurangi kas saya. Kenapa tidak diberi warna merah?
Karena kas yang turun untuk membeli stok bukan kabar buruk, begitu juga ekuitas yang turun karena kamu menarik modal. Naik turunnya kas dan ekuitas sengaja tidak diwarnai. Yang diwarnai hanya hasil yang memang baik atau buruk, misalnya rugi bersih dan selisih rekonsiliasi.
Akun yang saya hapus masih muncul di laporan.
Benar, dan itu disengaja. Akun yang dihapus tetap ikut dihitung selama jurnalnya masih ada, termasuk akun kas yang sudah dihapus. Kalau tidak, nilai historis periode lalu akan berubah hanya karena hari ini kamu merapikan bagan akun. Jurnal yang dihapus beda perkara: ia tidak ikut.
Di HP, kolom kode akun saya hilang.
Di layar kecil kolom Kode disembunyikan dan kodenya tampil kecil di atas nama akunnya. Pilihan itu lebih baik daripada menggeser tabel, karena tabel yang digeser justru menyembunyikan kolom nominal, dan kurung tutup angka negatif ikut terpotong. Satu laporan yang dikecualikan adalah Laba Rugi Bulanan: dua belas kolom bulan memang harus digeser.
Jurnalnya sudah jalan, kamu tinggal membacanya
Buat akun gratis tujuh hari, catat beberapa penjualan dan satu dua pengeluaran, lalu buka Laba Rugi dan Neraca di hari yang sama dan periksa sendiri bahwa keduanya cocok.