Barang titipan: terima, jual, bagi hasil, bayar penitipnya
Barang titipan hampir selalu dicatat di buku terpisah, dan buku itu hampir selalu kalah cepat dari raknya. Begitu penitip datang menanyakan haknya, yang terjadi bukan membuka catatan, melainkan menghitung ulang dari awal bulan sambil menebak mana yang laku.
Untuk toko yang menerima barang orang lain untuk dijual: kue rumahan, kerajinan, produk UMKM tetangga. Di Finensia POS, barang titipan dijual lewat kasir yang sama dengan barangmu sendiri, dan utang ke penitipnya dihitung tiap kali barangnya laku. Contohnya memakai data karangan: Toko Oleh-oleh Sari Rasa.
Tiga tahapnya
- Terima titipannya dan tulis kesepakatannya 3 langkah
- Jualnya seperti biasa, utangnya dihitung sendiri 3 langkah
- Barang yang keluar bukan karena laku 2 langkah
Ada yang masih membingungkan? Lihat pertanyaan yang sering muncul di bagian akhir.
Terima titipannya dan tulis kesepakatannya
Barang titipan masuk lewat menu sendiri, bukan lewat Produk Masuk. Bedanya satu hal yang menentukan segalanya: barangnya belum kamu bayar, dan belum jadi milikmu.
-
Langkah 1Buka Produk, Titipan, lalu daftarkan penitipnya
Kartu pertama bernama Terima titipan di nama outletmu. Pilih penitipnya di kotak Penitip, atau buat yang baru lewat dialog Penitip baru yang hanya meminta Nama dan Nomor telepon. Lalu pilih Produk dan isi Jumlah diterima. Produknya harus sudah ada di daftar produkmu, karena yang terjual di kasir nanti produk itu juga.
- Kotak Penitip
- Tombol Penitip baru
- Kotak Produk
- Jumlah diterima
-
Langkah 2Tentukan bagian penitip dari tiap barang yang laku
Tiga pilihannya: Harga tetap per barang, misalnya Rp12.000 masuk ke penitip berapa pun kamu menjualnya; Persen dari harga jual; atau Tidak dapat bagian, kalau seluruh hasil penjualan barang itu memang milik toko. Pilihan persen memunculkan satu pertanyaan lagi, yaitu apakah bagian penitip ikut berkurang kalau barangnya didiskon.
- Harga tetap per barang
- Persen dari harga jual
- Tidak dapat bagian
- Pertanyaan diskon
- Contoh hitungan
-
Langkah 3Isi tanggalnya, periksa contoh hitungannya, lalu simpan
Tanggal diterima wajib, Kedaluwarsa diisi kalau barangnya punya masa simpan, misalnya roti atau kosmetik. Di sebelahnya ada kotak Contoh hitungan yang memperlihatkan berapa yang dibagi, berapa bagian penitip, dan berapa bagian toko dengan angka yang kamu isi barusan. Baca itu sebelum menyimpan, karena syaratnya melekat permanen di titipan ini.
- Tanggal diterima
- Kedaluwarsa (kalau ada)
- Catatan
- Yang dibagi
- Penitip dapat
- Toko dapat
Jualnya seperti biasa, utangnya dihitung sendiri
Di kasir tidak ada yang berbeda. Kasir memindai dan menerima uang seperti barang milikmu sendiri, dan pembagiannya dihitung di belakang layar.
-
Langkah 4Lihat berapa yang harus kamu bayar di halaman Penitip
Dari halaman Titipan, tekan Penitip dan saldo. Di atas ada dua angka: Toko berutang ke penitip, dan Penitip berutang ke toko. Di tabelnya, tiap penitip punya kolom Barang di rak dan Saldo. Saldo bertambah tiap kali barangnya laku, dengan nilai yang dihitung saat penjualan itu terjadi, bukan dihitung ulang belakangan.
- Toko berutang ke penitip
- Penitip berutang ke toko
- Kolom Barang di rak
- Kolom Saldo
-
Langkah 5Buka satu penitip untuk melihat asal angkanya
Halaman penitip punya dua tab. Riwayat saldo memuat satu baris per pergerakan, lengkap dengan saldo sesudahnya. Rincian penjualan memuat satu baris per barang yang laku: nota, jumlah, terjual seharga berapa, dan bagian penitipnya. Dua tab itu yang kamu buka waktu penitip bertanya kenapa angkanya segitu.
- Tab Riwayat saldo
- Tab Rincian penjualan
- Kolom Terjual seharga
- Kolom Bagian penitip
-
Langkah 6Bayar penitipnya, catat metodenya
Tombol Bayar muncul kalau saldonya positif. Isi Jumlah dibayar, pilih metode di Bayar pakai, dan tulis catatan kalau perlu. Pembayaran sebagian boleh: sisanya tetap tercatat sebagai saldo. Setelah tersimpan, pembayaran itu muncul sebagai baris pengurang di Riwayat saldo, jadi penitip bisa melihat sendiri apa yang sudah diterimanya.
- Tombol Bayar
- Jumlah dibayar
- Bayar pakai
- Catatan
Barang yang keluar bukan karena laku
Tidak semua titipan berakhir terjual. Ada yang diambil kembali penitipnya, ada yang rusak di rakmu, ada yang kedaluwarsa. Ketiganya dicatat lewat tombol yang berbeda, dan arah uangnya berbeda pula.
-
Langkah 7Kembalikan: barangnya pulang, saldo tidak bergerak
Di daftar Titipan di outlet ini, tiap baris punya tombol Kembalikan, Catat susut, dan Tutup. Kembalikan dipakai waktu penitip mengambil barangnya lagi. Stok berkurang, dan saldonya tidak bergerak sama sekali, karena barang itu memang tidak pernah jadi milikmu.
- Tombol Kembalikan
- Tombol Catat susut
- Tombol Tutup
- Jumlah yang dikembalikan
-
Langkah 8Catat susut: pilih sebabnya dan siapa yang menanggung
Dialog susut meminta Jumlah, Sebabnya (Rusak, Hilang, atau Kedaluwarsa), lalu Siapa yang menanggung. Kalau toko yang menanggung, toko membayar penitip seolah barangnya laku dengan harga normal, dan saldo penitip bertambah. Kalau penitip yang menanggung, toko tidak berutang apa pun. Bawaannya rusak dan hilang ditanggung toko, kedaluwarsa ditanggung penitip, dan itu bisa kamu ubah per kejadian.
- Jumlah
- Sebabnya: Rusak, Hilang, Kedaluwarsa
- Siapa yang menanggung
- Perkiraan utang toko
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa titipan tidak dicatat lewat Produk Masuk saja?
Karena Produk Masuk mencatat barang yang kamu beli, lengkap dengan harga belinya, dan harga beli itu yang jadi HPP. Barang titipan tidak punya harga beli: kamu belum membayarnya, dan mungkin tidak akan membayarnya sama sekali kalau tidak laku. Mencatatnya sebagai pembelian akan membuat modalmu terlihat jauh lebih besar daripada yang sebenarnya keluar.
Apa bedanya bagian persen yang dihitung dari harga normal dan dari harga setelah diskon?
Dari harga normal berarti toko menanggung seluruh diskon: penitip tetap dapat bagian penuh walau barangnya kamu obral. Dari harga setelah diskon berarti diskonnya ditanggung berdua. Keduanya lazim dipakai di kesepakatan nyata, jadi aplikasinya tidak memilihkan untukmu. Satu hal yang tetap: diskon untuk seluruh nota selalu ditanggung toko, apa pun pilihanmu di sini.
Bisakah saya mengubah persen bagi hasilnya untuk titipan yang sudah jalan?
Tidak. Syarat melekat di titipannya, dan itu disengaja supaya barang yang sudah terlanjur laku tidak berubah nilainya setelah penitip melihat angkanya. Cara mengubah kesepakatan: tutup titipan yang lama, lalu terima titipan baru dengan syarat yang baru. Barang yang masih di rak bisa kamu kembalikan dulu lalu terima lagi.
Saldo penitip saya negatif. Itu salah hitung?
Bukan. Saldo negatif berarti penitip yang berutang ke toko, dan di halaman Penitip ada totalnya sendiri. Keadaan itu muncul misalnya waktu kamu sudah membayar di muka lebih besar daripada yang laku. Tampil apa adanya, bukan dibulatkan jadi nol, supaya kamu tahu posisi sebenarnya sebelum membayar lagi.
Barang titipan bisa saya kirim ke cabang lain?
Sebagian pemindahannya ditolak, dan aplikasinya menjelaskan alasannya di layar waktu kamu mencoba. Sebabnya barang itu terikat ke penitip dan ke outlet tempat dia dititipkan, sementara pemindahan antar cabang mengasumsikan barangnya milikmu. Kalau kamu memang perlu memindahkannya, bicarakan dulu dengan penitipnya, lalu catat sebagai titipan baru di cabang tujuan.
Bagaimana kalau barang titipan ikut terjual sebagai hadiah promo?
Barisnya tetap tercatat di Rincian penjualan dan ditandai sebagai hadiah promo toko. Yang menanggung hadiah itu toko, bukan penitip, jadi bagian penitip tetap dihitung. Promo adalah keputusanmu, dan penitip tidak ikut memutuskannya.
Apakah saya bisa menyewakan rak tanpa bagi hasil penjualan?
Belum ada di aplikasi. Yang jalan sekarang jalur penjualan: penitip mendapat bagian waktu barangnya laku, atau tidak mendapat bagian sama sekali. Sewa rak berkala, yang menagih penitip walaupun sebulan penuh tidak ada yang laku, masih dalam rencana dan belum bisa dipakai.
Pembayaran ke penitip masuk ke laporan keuangan saya?
Masuk, lewat metode pembayaran yang kamu pilih di dialog Bayar, jadi uang yang keluar dari kas atau rekening tercatat sebagaimana adanya. Begitu pula penjualannya: bagian toko dan bagian penitip tidak tercampur jadi satu angka laba.
Mulai dari satu penitip
Buat akun gratis tujuh hari, lalu catat satu penitip yang barangnya paling sering laku. Begitu kamu bisa menjawab haknya dengan membuka satu halaman alih-alih menghitung ulang sebulan, sisanya tinggal menyusul.